Dumas Menurun 33 Kasus, Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polda Sulteng

Palu, Tribratanews.sulteng.polri.go.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi yang diwakili oleh Irwasda, Kombes Pol Asep Ahdiatna, S.I.K, M.H menghadiri pembukaan kegiatan penilitian Puslitbang Polri di wilayah Polda Sulteng dan jajaran, Senin (03/10/2022) pagi, di Rupatama.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Analis Puslitbang Polri, Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, S.I.K, M.H selaku ketua tim, Kepala Biro (Karo) Perencanaan dan Anggaran (Rena), Kombes Pol Didi Mindarto, S.H serta seluruh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng.

Dalam kesempatan tersebut, diawal pembukaan, Irwasda Polda Sulteng membacakan kata sambutan Kapolda Sulteng yang menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang kepada tim Puslitbang Polri terkait dengan kegiatan penelitian tentang strategi penanganan pengaduan masyarakat guna peningkatan profesinalisme anggota Polri di wilayah Polda Sulteng dan jajaran.

“Sehubungan dengan penelitian yang akan dilakukan oleh tim Puslitbang Polri, saya mengharapkan kepada Kasubbagdumasan Itwasda, Kabagwassidik Ditreskrimum, Sus dan Narkoba dan perwakilan operator masing-masing satuan fungsi agar memberikan data, masukan dan informasi yang akurat terkait kualitas layanan pengaduan masyarakat serta strategi pengaduan masyarakat dalam rangka peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian,” terangnya.

Irwasda menjelaskan dengan memberikan informasi dan data yang akurat tentang pengaduan masyarakat (Dumas), maka tim peneliti Puslitbang Polri dapat mengetahui hambatan dan pemasalahan yang ada di wilayah Polda Sulteng dan jajaran sehingga tim peneliti Puslitbang Polri dapat memberikan masukan dan solusi kepada pimpinan Polri dalam hal ini Kapolri dan Kapolda, terkait dengan penanganan Dumas yang efektif dan efisien guna peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Irwasda juga memaparkan data Pengaduan Masyarakat (Dumas) dimana Dumas pada tahun 2021 sebanyak 52 kasus, dapat diselesaikan seluruhnya atau 100%, pada tahun 2022 sampai saat ini sebanyak 29 kasus, terdapat penurunan sebanyak 33 kasus atau 63,46% dan dapat diselesaikan seluruhnya atau 100%.

“Dengan adanya penurunan kasus Dumas dan kenaikan penyelesaian kasus Dumas yang mencapai 100 persen, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kinerjanya, dan saya berharap penanganan kasus Dumas kedepannya supaya lebih efektif dan lebih efisien serta lebih baik lagi, guna peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian,” tutupnya.

Sementara itu, ketua tim penelitian Puslitbang Polri mengatakan adapun maksud acara tersebut untuk mencari data, masukan dan informasi terkait kualitas layanan pengaduan masyarakat, permasalahan penanganan pengaduan masyarakat serta strategi penanganan pengaduan masyarakat yang efektif dalam rangka mendukung pelaksanaan dan kelancaran tugas Polri.(fn)