LatestNewsPOLRESPOLRES BUOL

Jaga Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Buol Gelar Turjagli Pagi di Titik Rawan Kemacetan

TribrataNews, Buol – Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buol kembali melaksanakan kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjagli) pagi pada Kamis (9/4/2026).

Sebanyak 16 personel dikerahkan sejak pukul 06.30 WITA untuk menyisir sejumlah titik krusial di wilayah hukum Polres Buol. Fokus utama petugas adalah area pendidikan dan persimpangan padat, di antaranya depan SMAN 1 Biau, SMAN 2 Biau, SMPN 2 Biau, Simpang 4 SMK 1 Biau, hingga Simpang 4 Fio Mart dan Masjid Al-Ikhlas.

Meski arus lalu lintas terpantau lancar, petugas di lapangan masih menemukan adanya ketidaktertiban dalam penggunaan perlengkapan keselamatan. Dalam giat tersebut, terpantau beberapa siswa sekolah dan warga sipil yang nekat berkendara tanpa menggunakan helm pelindung.

Menyikapi hal ini, petugas tidak hanya melakukan pengaturan jalan, tetapi juga memberikan teguran simpatik serta edukasi secara langsung di tempat. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap tingginya risiko fatalitas kecelakaan akibat kelalaian menggunakan alat pelindung diri.

Kapolres Buol melalui Kasat Lantas Polres Buol, AKP Syamsuddin, S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di pagi hari bertujuan untuk meminimalisir gangguan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

“Kegiatan rutin ini kami lakukan untuk memastikan anak-anak kita aman saat menuju sekolah dan masyarakat lancar beraktivitas. Namun, kami sangat menyayangkan masih adanya pelajar dan warga yang mengabaikan penggunaan helm. Helm bukan sekadar aturan formalitas, melainkan pelindung nyawa jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya,” ujar AKP Syamsuddin, S.H.

Pihak Satlantas Polres Buol mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya, terutama yang membawa kendaraan sendiri ke sekolah. Masyarakat diminta untuk selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

“Mari kita jadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Gunakan helm standar SNI, patuhi rambu-rambu, dan hargai sesama pengguna jalan. Keselamatan anda adalah prioritas kami,” pungkasnya.