Ciptakan Situasi Aman di Hari Minggu: Personel Polresta Palu, Patroli di Tempat Ibadah Umat Kristen.
Polresta Palu, 02 Maret 2025 – Polresta Palu kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian yang diTingkatkan (KRYD) di hari Minggu. Dalam upaya menciptakan situasi aman, personel Polresta Palu melakukan patroli rutin di tempat-tempat ibadah umat Kristen di wilayah hukum mereka, (Minggu, 2/03/2025).
Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai bentuk responsif terhadap kebutuhan keamanan selama hari Minggu, yang sering menjadi momen ibadah bagi umat Kristen. Dengan adanya patroli ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaat yang hendak melaksanakan ibadah di gereja-gereja mereka.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari strategi proaktif kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, terutama dalam konteks kegiatan keagamaan. “Kami berkomitmen untuk melindungi kebebasan beribadah dan menjamin keamanan seluruh warga, tak terkecuali umat Kristen di wilayah hukum kami,” ujar Deny Abrahams.

Selain melakukan patroli di sekitar tempat-tempat ibadah, personel Polresta Palu juga mengadakan koordinasi dengan pihak gereja untuk meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan. Upaya ini merupakan bagian dari pendekatan komunitas yang menjadi fokus utama kebijakan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat selama kegiatan ibadah memberikan rasa aman secara fisik maupun psikologis kepada para jemaat. Hal ini juga diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan, baik dari segi kriminalitas maupun ancaman lainnya.
Di beberapa gereja besar di Kota Palu, terlihat personel Polresta Palu melakukan pengamanan secara aktif, memantau situasi di sekitar gereja, dan menjalin komunikasi dengan para pengurus tempat ibadah. Patroli berjalan lancar tanpa adanya kendala berarti, dan kegiatan ibadah berlangsung dengan tertib.
Dalam situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, kehadiran polisi dalam kegiatan masyarakat seperti ini tidak hanya memberikan rasa aman secara fisik, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Langkah ini menjadi salah satu wujud nyata dari semangat pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif.
Dengan demikian, upaya menciptakan situasi aman di hari Minggu tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama bagi seluruh komponen masyarakat. Sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang lebih baik ke depannya.

