“Jumat Curhat” Wakapolres Touna Ajak Masyarakat Bijak Dalam Bermedsos
Touna, Tribratanews.sulteng.polri.go.id – Kepolisian Resor (Polres) Touna kembali menggelar program Jumat Curhat dalam rangka guna mendengarkan keluhan dan aspirasi warga Masyarakat Kabupaten Touna secara langsung, Jumat (27/01/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan di RRI Ampana pukul 09.00 Wita s.d Pukul 10.00 Wita ini dihadiri oleh Wakapolres Touna, Kompol Zulkifli, SH didampingi Kabag Ops Kompol Mulyadi, SH dan KBO Satreskrim Iptu Kadek Agung Andiana Putra, SH sebagai Narasumber serta dipandu oleh Reporter RRI Ampana Rahmawati Tane.
Dalam program Jumat Curhat kali ini, Polres Touna mendapatkan apresiasi dan dukungan dari masyarakat terkait penyelesaian kasus-kasus yang menonjol di wilayah Kabupaten Touna.
Untuk itu, Wakapolres Kompol Zulkifli menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Touna atas apresiasi terhadap kami, suport terhadap kami, pelaksanaan tugas kami sebagai aparat penegak hukum yaitu pemeliharaan kamtibmas, gakkum, serta memberikan perlindungan,pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Namun hal tersebut sudah menjadi kewajiban kami tugas pokok, wewenang, peran, dan fungsi Polri diatur melalui Undang-Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ucap Kompol Zulkifli.
Wakapolres kembali menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing maupun di lingkungan Desa/Kelurahan kita masing-masing.
“Mari kita bekerjasama dengan memberikan informasi apabila ada kejadian yang mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di lingkungan Desa/Kelurahan melalui Hot Line 110 atau melalui informasi ke Anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” pesannya.
Minyikapi informasi yang viral terkait penculikan anak, Wakapolres juga mengajak kepada masyarakat untuk lebih bijak lagi dalam bermedia sosial baik Facebook, Whatsapp dan Instagram.
“Apabila mendapatkan informasi tersebut agar mengecek sumbernya, mengecek dulu kebenarannya jangan langsung di share/dibagikan, karena masyarakat yang membaca berbeda-beda cara pikirnya, sehingga hal ini yang akan memberikan informasi yang tidak jelas, tidak pasti,” ucapnya.
Sementara itu, Kabag Ops Kompol Mulyadi mengajak kepada warga masyarakat agar menjadi polisi bagi diri kita sendiri dan lingkungan tempat tinggal serta peduli dengan sekitar.
“Apabila kita sudah menjiwai hal tersebut, maka seluruh ancaman yang dapat mengganggu Kamtibmas sudah bisa teratasi oleh diri kita sendiri,” tandasnya.*Humas*