BID HUMASDit LantasGIAT OPSHUKUMLatestNewsPOLRESPOLRESTA PALUSATKER

Mobil Bak Terbuka Bukan Untuk Angkut Orang: Kasat Lantas Ingatkan Keselamatan Pemudik.

Polresta Palu,– Menjelang mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, Satlantas Polresta Palu aktif mensosialisasikan larangan penggunaan mobil bak terbuka (pick-up) untuk mengangkut penumpang. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Serentak 2025 dengan tema Mudik Aman, Keluarga Nyaman, yang bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

Kasat Lantas Polresta Palu, AKP Kanisius Franata, SIK, menegaskan bahwa mobil bak terbuka sejatinya dirancang untuk mengangkut barang, bukan penumpang. Aturan ini tercantum dalam Pasal 5 Ayat 4 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang kendaraan.

“Pemilik mobil bak terbuka diingatkan untuk mematuhi aturan demi keselamatan pengendara dan penumpang,” ujar AKP Kanisius kepada wartawan Metrosulawesi pada Minggu (23/3/2025).

Larangan tersebut diberlakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan, khususnya saat arus mudik. Mobil bak terbuka tidak dilengkapi fitur keselamatan yang memadai bagi penumpang, seperti sabuk pengaman atau pelindung lainnya. Hal ini dapat membahayakan nyawa, terutama jika terjadi kecelakaan di jalan raya.

“Keselamatan pemudik adalah prioritas utama kami. Mari bersama-sama mendukung aturan ini demi keamanan bersama,” imbuh Kanisius.

AKP Kanisius juga mengajak masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bak terbuka, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan kondisi jalan yang aman dan tertib.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya aturan penggunaan kendaraan sesuai peruntukannya. Ini tidak hanya melindungi nyawa, tetapi juga membentuk budaya keselamatan yang positif,” tambahnya.

Operasi Ketupat 2025 melibatkan pengawasan ketat terhadap berbagai aspek keselamatan berlalu lintas, termasuk kelayakan kendaraan, kepatuhan pengemudi, hingga kondisi jalan. Selain itu, kampanye keselamatan terus digencarkan untuk memastikan pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat dan nyaman.

Polresta Palu mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program ini dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. “Mudik yang aman dan nyaman adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jadikan momen Lebaran sebagai ajang silaturahmi yang penuh berkah, tanpa insiden yang merugikan,” tutup Kanisius.

Dengan sosialisasi yang intensif, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dapat diminimalkan. Para pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan mengikuti aturan yang berlaku.

Edy MTs | Metrosulawesi