GeneralLatestNewsPOLRESPOLRES BANGKEPUmum

Meriahnya Festival Malabot Tumbe 2025: Sinergi Polri dan Masyarakat Sambut 100 Telur Maleo

Tribratanews BANGGAI LAUT – Jajaran Kepolisian Resor Banggai Kepulauan (Polres Bangkep) melalui Polsek Banggai bersinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh adat, sukses mengawal jalannya prosesi sakral “Penjemputan Telur Maleo” dalam rangkaian Festival Malabot Tumbe 2025. Kegiatan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara ini berlangsung khidmat di Pelabuhan Banggai, Kelurahan Lompio, Kabupaten Banggai Laut, pada Kamis (04/12/2025).

Kapolres Bangkep melalui Kasie Humas Ipda Ridwan Sunge, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga sebagai wujud dukungan nyata terhadap pelestarian kearifan lokal.

“Prosesi ini bukan sekadar ritual, melainkan simbol persatuan ‘Banggai Bersaudara’. Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari kedatangan di dermaga hingga perarakan ke Keraton Banggai, berjalan aman dan kondusif,” ujar Ipda Ridwan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kapolsek Banggai AKP Jolly R. Lengkong, S.H., yang mewakili Kapolres, turut hadir di tengah antusiasme ribuan warga. Rangkaian acara dimulai pukul 08.50 WITA saat rombongan pengantar telur dari Batui tiba di perairan Banggai. Kapal pengantar yang membawa 100 butir telur burung Maleo tersebut melakukan ritual mengelilingi perairan sebanyak tiga kali sebelum bersandar, disambut iring-iringan perahu nelayan yang dihiasi ornamen bendera.

Sebanyak 100 butir telur Maleo yang dibungkus daun palem (kombonou) tersebut merupakan hasil pengumpulan masyarakat adat Batui (Dakanyo Ende, Binsilok Balantang, Tolando, Binsilok Katudunan, dan Topundat). Telur-telur ini dibawa secara estafet dari Batui, singgah di Pinalong dan Mansalean, hingga akhirnya diserahkan ke Keraton Banggai.

Tepat pukul 09.35 WITA, dengan pengawalan ketat namun humanis dari aparat kepolisian dan pasukan adat, ke-100 butir telur diarak menuju Keraton Banggai. Telur-telur ini dibawa oleh 26 orang “Ombuwa Telur” yang mengenakan pakaian serba putih dan selempang merah. Nantinya, telur tersebut akan diinapkan selama dua malam di Kantir (ranjang) Keraton sebelum dijemput oleh pemilik tiga keramat.

Ketua Adat Batui, Talib Agama, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam bahwa Malabot Tumbe mengajarkan nilai-nilai integritas. “Kegiatan ini mengandung pesan moral leluhur untuk menjadi orang yang selalu amanah, jujur, sabar, dan bersyukur. Ini adalah momentum mempererat hubungan kekerabatan yang telah lama terjalin,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut, Drs. Ruslan Tolani, M.Si., mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk aparat keamanan, sehingga acara yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pariwisata dan Tomundo Banggai Mohammad Fiqran Ramadhan ini dapat berlangsung sukses.

Polres Bangkep mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban selama sisa rangkaian Festival Malabot Tumbe berlangsung. “Mari kita jadikan budaya ini sebagai kebanggaan bersama dengan tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” tutup Ipda Ridwan Sunge.

Kegiatan penjemputan berakhir pukul 11.10 WITA dalam keadaan aman dan lancar, dilanjutkan dengan agenda festival di Taman Kota Banggai Laut.