Rasis Merupakan Pengingkaran Terhadap Hak Prerogatif TUHAN
Tribratanews, Palu – Senin 16/01/23. Tuhan menciptakan alam semesta ini termasuk menciptakan manusia. Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan berbeda beda baik suku, ras, bangsa dan budaya.
Semua adalah kehendak sang Pencipta, bahkan dengan perbedaan seharusnya kita mengambil rahmat di dalamnya. Dengan perbedaan yang ada justru seharusnya merupakan keragaman yang harmonis.
Dari sudut pandang Islam rasisme merupakan pengingkaran terhadap Allah SWT. Alquran yang mulia telah menghapuskan rasisme dengan cara yang jelas.
Dalam Surah Al-Hujrat, “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”, Al-Hujurat ayat 13.
Selain itu dalam QS An-Nisa ayat 1 Allah berfirman “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”
Dari dua ayat Al Quran tersebut diatas jelas dalam pandangan Islam Rasisme adalah bentuk pengingkaran terhadap hak prerogatif Allah.
Jadi jangan mengaku seorang yang beriman, taat kepada Allah SWT apabila masih rasis dalam kehidupan sehari-hari. Allah membedakan orang bukan dari asal usul, warna kulit, suku, ras dan lainya, tapi Allah membedakan manusia dari Tqwanya.
Ini harus kita renungkan dalam dalam dan kita memperbaiki diri dalam kehidupan sehari hari. Jauhkan dari sifat yang sebenarnya dilarang oleh Allah Yang Maha Pengasih.(ab)