Polres Touna Pasang Spanduk Peringatan Waspada Buaya di Pelabuhan Wakai dan Pinggiran Pantai
Touna, Tribratanews.sulteng.polri.go.id – Polres Touna melalui Polsek Una Una memasang Spanduk berisi peringatan mengenai ancaman serangan buaya di pelabuhan Wakai, di kawasan pantai di pos TNKT Desa Una Una dn kawasan pantai Desa Tanjung Pude, Kecamatan Una Una, Kabuaten Touna.
Pemasangan spanduk peringatan tersebut paska kejadian meninggalnya warga Tobil, Kecamatan Togean dan Warga Dusun Pulau Salakan Desa Kavetan, Kecamatan Una Una akibat diserang buaya.
“Dengan dipasangnya spanduk berisi peringatan, masyarakat di wilayah Kecematan Una Una dan sekitarnya dapat lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas dipinggiran pantai,” ucap Kapolres Touna, AKBP S. Sophian, SIK, MH melalui Kapolsek Una Una IPTU Maryanto, Sabtu (08/07/23).
Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat agar berhati-hati saat melakukan aktivitas di pingiran pantai, mengingat sudah ada 2 warga yang menjadi korban meninggal akibat diserang buaya.
“Kami memberikan himbauan dan peringatan kepada warga dan kami juga sudah berkoordinasi dengan BKSDA untuk penanganan buaya ini karena sekarang warga menjadi resah,” katanya.
Pada pemberitannya sebelumnya warga Desa Tobil, Kecamatan Togean Amir Lahai (32) meninggal akibat diterkam buaya saat hendak buang hajat di pinggir Pantai Tobil. Jasad korban kemudian ditemukan di dasar laut dengan bekas luka gigitan buaya tersebut.
Kemudian, korban kedua adalah warga Dusun Pulau Salakan, Desa Kavetan, Kecamatan Una Una perempuan Ayuni Mahmud (21) diterkam buaya saat memgambil air bersih di pipa keran yang berada di bawah kolong rumah korban, tiba tiba dari arah sebelah kiri korban muncul se ekor buaya dan langsung menerkam dan menggigit korban yang sedang mengambil air. Korban mengalami luka-luka digigit di pundak kiri, di gigit di lengan kiri dan gigit di pergelangan lengan kiri dan mengalami patah tulang.*Humas*